Monday, February 20, 2017

15 Gejala Kanker yang Harus Diwaspadai

15 Gejala Kanker yang Harus Diwaspadai

Kanker yang mengancam nyawa dapat bermula dari gejala-gejala biasa yang bersifat umum. Mendeteksinya lebih awal dapat meningkatkan efektivitas penanganan potensi kanker. Cara terbaik menangani kanker adalah mendeteksi gejala paling awal yang telah atau mungkin berkembang di dalam tubuh. Meskipun sebagian besar gejala ini dapat bersifat sangat umum, tapi memeriksakannya lebih awal dapat membuat perbedaan besar. Luangkanlah waktu untuk memeriksa apa pun gejala-gejala yang ada.


Perubahan pada Kulit
Kanker kulit dapat ditandai dengan adanya perubahan pada ukuran, warna, dan bentuk tahi lalat atau permukaan kulit lain. Perubahan-perubahan tersebut dapat berupa:
  • Pertumbuhan rambut yang berlebihan.
  • Hiperpigmentasi atau warna kulit menjadi lebih gelap.
  • Kulit dan mata menjadi kekuningan.
  • Eriterma atau kulit berwarna kemerahan.
  • Gatal-gatal.
  • Kulit memar tanpa sebab yang jelas.
Benjolan pada kulit yang tidak kunjung hilang juga patut diwaspadai. Perubahan pada kelenjar getah bening yang sering ditandai dengan adanya benjolan sebenarnya adalah hal yang umum saat terjadi infeksi. Tetapi perubahan ini sayangnya juga dapat menjadi indikasi adanya limfoma ataupun leukemia.

Perubahan pada Payudara
Perubahan di bawah ini tidak hanya terjadi pada wanita, tapi juga dapat terjadi pada payudara pria. Sekitar satu persen kanker payudara juga dapat terjadi pada pria dengan gejala yang serupa, yaitu dimulai dengan adanya benjolan pada payudara. Selain itu, gejala lain yang mungkin timbul adalah:
  • Puting yang melesak.
  • Kulit payudara berkerut atau kemerahan.
  • Adanya cairan yang keluar dari puting.
Untuk memeriksakan diri lebih lanjut, kamu dapat meminta pemeriksaan fisik oleh dokter dan tes mamogram di rumah sakit terdekat.

Perut Kembung
Perut kembung yang terasa terus-menerus diiringi perdarahan dari vagina atau penurunan berat badan secara signifikan bisa jadi merupakan tanda adanya kanker ovarium. Tes darah, pemeriksaan panggul, atau USG diperlukan untuk mendeteksi kemungkinan tersebut.

Rasa Sakit saat Menelan
Rasa sakit saat menelan makanan merupakan hal biasa terutama jika kamu sedang batuk, tetapi kanker tenggorokan ataupun kanker perut juga memiliki gejala serupa, terutama jika disertai muntah atau penurunan berat badan. Suara yang berubah menjadi serak dalam jangka panjang juga harus diwaspadai.

Berat Badan Turun secara Drastis
Penurunan berat badan hingga 4,5 kilogram atau lebih dalam waktu singkat tanpa sebab yang jelas dapat menjadi salah satu pertanda yang patut diwaspadai. Kanker pankreas, kanker perut, dan kanker paru-paru timbul dengan gejala awal berupa penurunan berat badan secara drastis tanpa usaha apa pun.

Nyeri Ulu Hati
Nyeri ulu hati yang tidak kunjung reda dapat menjadi gejala adanya kanker ovarium, kanker tenggorokan, dan kanker perut.

Perubahan pada Mulut
Kanker mulut yang sering terjadi pada perokok ditandai dengan adanya bercak kemerahan cerah di dalam mulut dan lidah. Dapat pula bercak yang berwarna putih. Kondisi ini disebut leukoplakia, yaitu masa prakanker yang disebabkan oleh iritasi berulang kali. Umumnya disebabkan oleh merokok, terutama perokok tembakau yang menggunakan pipa.

Demam Berkepanjangan
Demam dapat terjadi karena kanker atau dampak penanganan kanker kepada sistem kekebalan tubuh. Leukemia ataupun kanker darah lain dapat diawali dengan gejala demam yang tidak kunjung sembuh.

Kelelahan yang Tidak Kunjung Reda
Selalu merasa lelah meski sudah beristirahat secukupnya dapat menjadi gejala kanker, terutama jika disertai gejala lain, seperti darah pada tinja. Kelelahan ini dapat menjadi tanda bahwa kanker sedang berkembang.

Batuk dan Batuk Darah
Batuk yang tidak kunjung reda dengan sendirinya hingga empat  minggu dan disertai darah dapat menjadi gejala kanker paru-paru.

Gangguan Buang Air
Berbagai perubahan yang terjadi seputar buang air dapat menjadi pertanda adanya penyakit yang lebih serius. Mengompol atau hasrat buang air kecil yang tidak dapat dikendalikan dan air kencing yang susah keluar dapat menjadi gejala-gejala kanker prostat. Adanya darah pada tinja dapat menjadi gejala hemoroid atau bahkan kanker usus. Sementara kencing darah bisa jadi gejala kanker ginjal atau kandung kemih. Diare dan konstipasi berkepanjangan juga wajib diperiksakan ke dokter.

Depresi dan Sakit Perut
Waspada jika terdapat riwayat kanker pankreas di dalam keluarga. Depresi yang disertai dengan sakit perut berkepanjangan dapat menjadi gejala penyakit ini.

Rasa Sakit pada Bagian Tubuh Tertentu
Nyeri yang dirasakan dapat menjadi pertanda bahwa kanker sudah menyebar ke bagian lain pada tubuh. Sakit kepala yang terjadi secara terus-menerus dapat menjadi salah satu gejala awal tumor otak. Sedangkan nyeri punggung dapat menjadi gejala kanker ovarium, kanker usus, ataupun kanker dubur. Nyeri sendi atau otot yang tidak kunjung hilang juga perlu diwaspadai.

Pendarahan di antara Waktu Menstruasi
Perdarahan di luar waktu menstruasi kadang-kadang dapat menjadi pertanda adanya kanker endometrial atau kanker pada dinding rahim. Periksakan diri ke dokter untuk memastikan kondisi ini.

Perubahan pada Testikel
Kanker testis yang menyimpan potensi terjadi hanya dalam semalam ini dapat diawali oleh benjolan pada testis pria. Hal yang patut diingat, mengalami kondisi-kondisi di atas tidak serta-merta membuatmu pasti terdiagnosis mengidap kanker. Namun jika gejala-gejala di atas tidak kunjung reda atau bahkan memburuk, berarti sudah saatnya kamu memeriksakan diri ke dokter untuk mengantisipasi kemungkinan penyakit yang lebih serius.


EmoticonEmoticon